6 Cara Menjaga Hubungan dari Konflik Berkepanjangan

Cara Menjaga Hubungan dari Konflik Berkepanjangan

6 Cara Menjaga Hubungan dari Konflik Berkepanjangan – Menjalin hubungan tanpa masalah rasanya sangat mustahil dalam sebuah hubungan percintaan atau asmara. Masalah dalam sebuah hubungan asmara laksana pedang, di satu isi dapat memperkuat hubungan dan disisi yang lain masalah tersebut membuat hancur sebuah hubungan.

Masalah atau konflik yang tengah terjadi bermacam-macam, semakin besar masalah atau konflik, maka semakin besar pula kehancuran suatu hubungan tersebut, oleh sebab itu jika Anda tengah menjalin sebuah hubungan usahakan untuk tidak membuat masalah yang besar. berikut ada beberapa cara menjaga hubungan dari konflik yang berkepanjangan.

6 Cara Menjaga Hubungan dari Konflik Berkepanjangan

1. Sediakan Waktu untuk Saling Mendengar

Dalam sebuah hubungan sikap saling berkomunikasi yakni saling mendengar ataupu bercakap sangatlah penting. Jika antara Anda dengan pasangan tidak selalu berkomunikasi dengan baik atau dengan kata lain tidak saling mendengar masalah masing-masing, maka hal inilah yang akan menjadi boomerang yang sangat buruk untuk hubungan Anda.

Oleh sebab itu dalam sebuah hubungan sangatlah penting sikap saling mendengar. Anda bisa menjadi pendengar yang baik ketika si dia sedang mengalami masalah, mungkin masalah keluarga, masalah bersama teman ataupun masalah pekerjaan, lebih baik lagi apabila Anda bisa memberikan solusi yang bijak mengenai masalah yang tengah dia hadapi, jika Anda bisa melakukan hal demikian, maka si dia akan lebih mencintai dan menghargai Anda. sehingga konflik pun tidak akan terjadi.

2. Memberikan Rasa Nyaman

Ketika Anda menghadapi sebuah masalah, baik masalah sepele ataupun masalah yang besar, maka Anda harus bisa menciptakan suasana yang nyaman antara Anda dengan si dia. Untuk bisa membuat nyaman, Anda harus belajar lebih mengerti mengenai karakter atau sikap dia ketika marah.

BACA JUGA  5 Kesalahan yang paling sering dilakukan pebisnis pemula

Setiap orang yang marah memiliki sikap yang berbeda-beda, ada yang ingin selalu diperhatikan ketika marah, ada juga yang ingin sendiri terlebih dahulu, jika si dia ingin sendiri terlebih dahulu ketika sedang marah dengan Anda. maka berikan waktu yang luang untuk dia merenung, jangan Anda berusaha untuk meminta maaf ketika dia ingin sendiri, karena hal ini akan membuat konflik semakin berkepanjangan. Jika suasana sudah nyaman dan emosi sudah stabil, Anda dapat meminta maaf kepadanya dan jangan lupa untuk menjelaskan sejelas-jelasnya mengenai kesalahan yang telah Anda perbuat.

3. Ciptakan Batasan-Batasan yang Sehat

Kabanyakan orang yang sudah menjalin hubungan bersama lawan jenis, mereka ingin selalu bersama dengannya, padahal jika kita selalu bersama dengannya hal ini akan membuat dia menjadi bosan. Sehingga akibat kebosanan tersebut akan timbul sebuah masalah-masalah yang tidak bisa dijelaskan. Bahkan si dia bisa berpaling atau selingkuh dari Anda.

Maka dari itu, agar hubungan Anda bersama dia tetap romantis dan harmonis, buat batasan-batasan secara sehat. Maksudnya adalah dengan membatasi Anda bertemu dengan si dia. Ketika Anda tidak bertemu dengannya, Anda bisa menyibukan diri dengan berkumpul bersama keluarga, sibuk pekerjaan dan masih banyak lagi. dengan menerapkan batasan-batasan sehat tersebut, si dia akan merasa penasaran dengan apa yang sedang Anda lakukan dan bahkan dia akan merasa sangat kangen dengan kehadiran Anda disisinya, sehingga ketika waktunya Anda dengannya bertemu, pertemuan tersebut akan terasa sangat berkesan di hati. Baik hati Anda ataupun si dia.

BACA JUGA  10 Tanda Seseorang Menyukai Anda

4. Berhenti Membuat Sebuah Asumsi

Ketika kita sedang stres dalam sebuah pekerjaan ataupun masalah diluar hubungan, maka akan menimbulkan berbagai macam persepsi ataupun asumsi negatif kedalam hubungan asmara kita. mungkin kita akan lebih banyak menyalahkan si dia atau dengan kata lain, semua masalah pekerjaan kita limpahkan kepada pasangan kita (menjadi bantalan).

Sikap seperti itu seharusnya mulai sekarang dihindari, karena walaupun hanya sebuah masalah asumsi dan persepsi yang kecil. Jika si dia merasa tersinggung dan tidak terima. Konflik besarpun tidak dapat dihindarkan. Jika kita sedang mengalami stres ataupun tekanan dari luar hubungan asmara, maka jangan pernah sekali-kali membawa masalah tersebut masuk kedalam hubungan asmara. Karena hal tersebut akan sangat fatal akibatnya, bahkan bisa menyebabkan Anda dan si dia menjadi berpisah atau putus.

5. Jangan Memaksakan Kehendak

Setiap manusia sejatinya memiliki kekurangan dan kelebihan. Akan tetapi banyak orang yang tidak ingin akan kekurangan dari pasanganya, akibatnya mereka banyak menyuruh pasanganya untuk berubah sesuai dengan kemauanya. Memang perubahan sangat baik, akan tetapi tidak banyak pasangan yang mau berubah.

Oleh sebab itu jika menganggap diri Anda adalah Anda sendiri. maka hal tersebut berlakukan juga kepada si dia. Biarkan dia menjadi dirinya sendiri tanpa paksaan perubahan apapun dari Anda. mungkin menurut Anda perubahan yang disarankan baik, akan tetapi dari sudut pandang si dia tidak selamanya sama. Tugas Anda adalah harus menerima mengenai kakurangan dan kelebihan tersebut apapun itu dengan ikhlas. Sehingga apabila Anda bisa menerima secara ikhlas, konflik tidak akan mungkin terjadi, malahan dia akan lebih sayang dan cinta kepada Anda.

6. Jangan Bicara Nada Tinggi

Ketika Anda menghadapi sebuah konflik dengan pasangan. pastinya Anda akan mengedepankan emosi. Serasa Anda adalah yang paling benar dan emosi sangat tinggi. Akibat emosi yang tinggi tersebut, Anda kehilangan akal sehat. Sehingga ketika marah, kata-kata yang keluar dari mulut Anda semuanya dengan nada yang tinggi. Walaupun sebenarnya Anda ingin menjelaskan kebenaran mengenai masalah tersebut, akan tetapi jika dijelaskan dengan nada tinggi akan sangat fatal akibatnya. Dia akan menjadi sangat terpukul dan bahkan sakit hati.

BACA JUGA  Apakah masih harus memakai masker ketika sudah mendapatkan vaksin? ini Penjelasannya

Maka dari itu, jika Anda sedang menghadapi konflik denganya, jika Anda dalam posisi salah, biarkan dia marah-marah dan mencaci maki Anda terlebih dahulu. Saat-saat ini Anda tidak boleh menjelaskan apapun kepada si dia. Yang perlu Anda lakukan hanyalah diam. Karena pada saat si dia marah, diam akan menjelaskan berbagai macam makna tersirat dari Anda kepada si dia. Setelah emosinya sudah mulai redup. Maka cobalah untuk menjelaskan mengenai masalah yang sedang terjadi, jelaskan bahwa ini hanyalah salah faham antara Anda dengan si dia dan bisa diperbaiki tanpa harus bertengkar hebat.

Itulah beberapa cara menjaga sebuah hubungan asmara dari konflik atau masalah yang berkepanjangan. Sebenarnya pada intinya sebuah hubungan itu tidak akan menimbulkan sebuah masalah atau konflik yang besar jika antara kedua belah pihak mau dan ingin saling mengerti satu sama lain. walaupun sikap saling mengerti ini sangat sulit terbentuk, akan tetapi jika kedua belah pihak berkeinginan dan berusaha untuk saling mengerti, maka konflik-konflik besar tidak akan pernah terjadi.

Demikian ulasan mengenai cara menjaga hubungan asmara dari konflik yang berkepanjangan. Jika ingin hubungan asmara Anda langgeng hingga ke jenjang yang lebih serius, maka terapkan tips dan triks diatas. Semoga bermanfaat dan menginspirasi Anda. salam.

6 Cara Menjaga Hubungan dari Konflik Berkepanjangan
Kembali ke Atas